Layanan Konversi PSD To HTML di DigitalWorkstation

Bismillahirohmanirohim. Akhirnya launching produk baru dari DigitalWorkstation yaitu Layanan Konversi PSD To HTML. Beberapa hari setelah launching alhamdulillah dari TDA IT sudah ada beberapa yang response dan bahkan langsung membeli jasa yang ditawarkan. Tidak cukup pasang iklan di TDA saja, saya coba merambah ke milis-milis yang lain. Namun hasilnya belum menggembirakan karena terbentur dengan aturan dimasing-masing milis mengenai pemasangan iklan. 😛

Minggu ini coba-coba merambah ke forum-forum diskusi untuk beriklan ria. Dan ternyata alhamdulillah, responsenya cukup baik. Bahkan insya’allah akan mendapatkan order lagi.

Dari Harga yang kita tawarkan memang sangat kompetitif, hanya dengan 50 ribu rupiah kita sudah mendapatkan hasil konversi PSD To HTML berikut dengan file CSS-nya, serta sudah tableless dan valid standard W3C. Dikerjakan dalam waktu 1-2 hari atau garansi 100% uang Anda kembali. Namun penawaran harga ini hanya berlaku hingga akhir desember 2008. So, bagi Anda yang ingin mendapatkan harga promo, segera kirimkan disain Anda untuk kami konversi. Caranya silahkan kunjungi situs kami www.workstation.web.id/psd-to-html-code.html.

Terima kasih kang Azis atas kepercayaannya, ditunggu loh order berikutnya 🙂

Ayo semangat lagi …

Layanan Konversi PSD To HTML di DigitalWorkstation

Proyek Database Potensi Daerah

Wah gak tahan untuk posting kembali… apalagi ada topik hangat dimailinglist TDA seputar internet untuk pemda. Dari data yang saya baca di http://www.egovindonesia.com dari 443 kabupaten/kota, 402 diantaranya sudah memiliki website (84%). CMIIW… Pangsa pasarnya gak ada matinya nih, kecuali setiap pejabat di setiap pemda punya kesadaran untuk memajukan daerahnya bukan hanya mencari keuntungan pribadi saja. Karena pada prakteknya, setiap tahun anggaran baru selalu ada kegiatan pengembangan website. Entah ditambah fiturnya, diredesign webnya, dsbnya. Padahal anggaran tsb. bisa dialokasikan ke project yang lain, seperti gedung sekolah, puskemas, dan fasilitas masyarakat lainnya.

Padahal dengan adanya internet promosi potensi daerah jadi lebih mudah melaui website ini. Sementara faktor pendukung tersedianya informasi yang tepat dan akurat, yaitu internal pemda itu sendiri tidak selalu dapat diandalkan dikarenakan kebijakan2 baru, sdm yang tidak memadai, dan faktor-faktor lain. Nah disini saya lihat sebuah peluang bagi kita untuk mengelola database tersebut secara swakarya dan swadaya. Sebut saja POTDA DATABASE PROJECT atau Proyek Database Potensi Daerah. Tentu saja orang-orang yang ditunjuk untuk mengelola database tsb adalah mereka yang punya idealisme tinggi. Salah satunya mungkin bisa melalui komunitas, contohnya: komunitas TDA, 🙂 Kenapa melalui komunitas ? Karena dalam komunitas biasanya tempat kumpulnya orang2 yang mempunyai idealisme yang sama dengan satu visi dan misi untuk satu tujuan.

Mekanisme project ini sebaiknya ditunjuk tim admin untuk masing-masing propinsi. Dimana masing-masing admin akan memiliki sub-unit yang berbasis area, misalkan satu sub-unit mengcover 1 atau lebih kabupaten. Untuk selanjutnya bisa diteruskan sampai ketingkat kecamatan atau kelurahan.

Database disimpan secara terpusat, sehingga lebih mudah untuk diakses oleh siapa saja yang membutuhkan, kapan saja dan dimana saja. Seperti apa databasenya ? Kita tunggu posting berikutnya… Mudah-mudahan dengan demikian akan semakin mudah mengundang investor ke daerah kita masing-masing. Kalau ingin sumbang ide, silahkan posting di komentar atau hubungi saya.

Proyek Database Potensi Daerah