Xampp Error “Port 80 in use by “Unable to open process” With PID 4

xampp-error

Pernahkah teman-teman programmer mengalami ini ketika komputer kita crash setelah direstart web server tidak dapat di start secara normal dan menghasilkan error message seperti ini :

Port 80 in use by “Unable to open process” with PID 4!

Error ini menandakan bahwa process pada system dengan id (PID) 4 menggunakan port 80, biasanya disebabkan oleh Service HTTP.SYS milik Windows. Service berjenis Proxy Service yang digunakan oleh service-service lainnya. Dalam beberapa kasus aman untuk menonaktifkan service ini (HTTP Service).

Cara menonaktifkannya cukup silahkan login sebagai admin windows kemudian klik start lalu ketiklah pada pencarian program “cmd” kemudian akan muncul windows command seperti pada layar berikut ini.

cmd

Kemudian ketiklah :

net stop http

Tunggu sampai muncul prompt, setelah muncul prompt ketik command berikut :

sc config http start= disabled

Untuk opsi tambahan dan daftar service yang menggunakan port 80 silahkan refer ke artikel berikut Opening Up Port 80 For Apache to Use On Windows.

Iklan
Xampp Error “Port 80 in use by “Unable to open process” With PID 4

Karena Bu Risma

Penting buat para orangtua, semoga bermanfaat.

Islam is Fun

Bismillahirrahmanirrahim..

Oke, sebetulnya kontributor sontoloyo ini belum ijin sama empunya blog buat ngisi. Cuman desakan lingkungan *caelah* udah sangat kuat. (1) teman sebaya yang ngojok-ngojokin buat nulis di laman ini lagi; (2) kasus di lapangan *emang mau nulis apaan sampe bawa kasus segala* yang udah menggila, ntar diceritain; (3) abis nonton Mata Najwa edisi Bu Risma sampe meleleh air mata, jadi pengen berjuang bareng semampu yang saya bisa; (4) kemaren kakak kelas ngeshare video dan kayaknya saya nemu benang baru (dari kasus yang ntar saya ceritain) dan penting buat saya tulis ulang supaya bisa saya runut benangnya biar ga kusut dikepala (kepentingan pribadi).

videonya ada disini :

Cukup sekian aja yang bikin saya bulet untuk nulis lagi disini. Dan sebenernya saya rada2 ragu tadi, mau nulis disini atau di blog pribadi, tapi karena nilai yang saya bawa bakal kental banget dengan prinsip hidup, saya pilih disini karena saya memposisikan diri…

Lihat pos aslinya 4.589 kata lagi

Karena Bu Risma

Keuangan Campur Sari

Keuangan Campur Sari

“Pak, Arkan mau Milk Shake Oreo dong”, pinta anak kedua saya, Arkana, 6 tahun, di kafe kami Ranah Kopi.
“Coba tanya Om Udin (karyawan kami) berapa harganya”.
Tidak lama dia kembali sambil menyebutkan harganya.
“Ya sudah, pesan dan bayar ke Om Udin”
“Ah, masak anak yang punya kafe harus bayar sih pak?”
“Hahaha.. Ya harus bayar dong… Enak aja! Bapak aja kalau beli minum di sini juga bayar 🙂 ”

*

Itu pemikiran yang meluncur dari mulut anak usia baru masuk SD. Kedengarannya lucu ya? Polos. Tapi, pola pikir semacam itu memang sudah umum di masyarakat, tidak hanya melekat di benak anak-anak. Parahnya, pikiran semacam itu juga melekat di benak pengusahanya sendiri, terutama pengusaha UKM.

Menganggap usaha kita adalah milik kita, jadi kita bisa mengambil barang atau jasa yang dijual tanpa harus bayar. Termasuk juga mencampur aduk keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Uang dan fasilitas usaha kita dipakai untuk keperluan pribadi dan keluarga kita. Dan tindakan-tindakan sejenis lainnya.

Jika anak kecil berpikir seperti itu mungkin lucu, tapi kalau pengusaha berpikir dan berperilaku seperti itu sudah tidak lucu lagi. Bahkan bisa berbahaya bagi usahanya.

Menurut beberapa pengusaha sukses, pakar keuangan keluarga, juga dari buku dan literatur, salah satu sebab hancurnya suatu bisnis adalah pencampuradukan keuangan dan fasilitas bisnis dengan pribadi.

Sebagai pengusaha UKM memang agak sulit menerapkan ini, karena kita masih merangkap antara pemilik usaha dan pengelola usahanya. Dan kadang kita tidak mau repot memisah-misahkan keuangan tersebut. Kita pikir, “Toh jumlahnya cuma segitu, tidak terlalu besar.”

Ya benar, saat ini mungkin jumlahnya tidak terlalu besar, tapi jika habit dan mind set seperti itu tetap kita bawa, tentunya fasilitas perusahaan yang “terpakai” untuk pribadi pun akan semakin besar. Itu juga dengan catatan, kalau usaha kita sempat berkembang menjadi besar.

Maaf nih, sorry to say, kalau kita melakukan itu, tanpa kita sadari, sebenarnya kita sedang melakukan korupsi di perusahaan kita. Bener ga sih? Kita mengkorupsi uang bisnis kita sendiri. Iya sih, yang kita ambil memang bukan uang negara atau uang orang lain, tapi uang kita-kita juga. Tapi kita harus hati-hati lho… Bukan masalah berapa besar jumlah uangnya, tapi secara tidak sadar, bibit dan karakter ‘menggelapkan’ sedikit banyak sudah ada dalam diri kita.

Mungkin jika kita sebagai pemilik sekaligus pengelola sendiri usaha kita, hal itu tidak berdampak terlalu besar. Tapi coba bayangkan, kalau usaha kita itu bekerjasama dengan pihak lain, entah partner bisnis atau investor. Bagaimana respons pihak lain tersebut jika suatu saat mereka mengetahui apa yang selama ini kita lakukan dalam hal ‘pencampuradukan’ tersebut?

Atau bayangkan kalau usaha kita sudah besar sekali, lalu go public dan IPO. Kalau kita sebagai CEO melakukan hal seperti itu, bisa-bisa kita dipecat dalam RUPS. Sekalipun kita sebagai founder di perusahaan tersebut. Eh, kejauhan ya mikirnya? 🙂 Tapi mungkin kalau yang ini tidak bakal kejadian. Ya logikanya, perusahaan yang bisa mencapai IPO tentu perusahaan sehat yang dipimpin CEO berintegritas, yang tidak mencampur adukkan keuangan perusahaan dan pribadi.

Saya selama ini selalu berusaha keras untuk disiplin menerapkan di usaha saya pemisahan keuangan dan fasilitas antara bisnis dan pribadi. Walaupun memang kadang-kadang sangat merepotkan dan memusingkan. Dan kadang kesannya seperti menambah-nambah pekerjaan. Tapi sekali lagi, mindset dan habit ‘pemisahan’ itu yang sedang dan selalu saya latih dan terapkan.

Juga waktu saya di Semerbak Coffee. Apalagi itu bukan usaha saya sendiri, tapi usaha partnership. Saya benar-benar menjaga agar uang dan fasilitas perusahaan tidak saya pakai untuk pribadi dan keluarga. Dan jika saya atau keluarga berbelanja produk-produknya, saya tetap membayar layaknya pelanggan yang lain.

Whoever is careless with the truth in small matters cannot be trusted with important matters. ― Albert Einstein

.
Depok, 3 September 2013
Muadzin F Jihad
Founder Ranah Kopi
Twitter @muadzin

Reshare from http://muadzin.com/2013/09/06/keuangan-campur-sari/

Keuangan Campur Sari

Free Trial: SAP e-Academy Every Saturday

Event freetrial ini disediakan untuk publik secara GRATIS oleh Monsoon SAP Academy. Bertujuan untuk memenuhi rasa ingin tahu tentang SAP eAcademy, opportunity karir di dunia SAP, dan mengapa metode pembelajaran online dapat menjadi cara yang efektif untuk menguasai SAP.

Agenda :
– SAP and its product overview
– SAP Career consultation
– SAP eAcademy update, demo & promo

Monsoon Sudirman kampus:
Gedung City Loft, lantai 23 unit 26
Jl K.H Mas Mansyur No 121, Jakarta Pusat 10220

Untuk registrasi silahkan hubungi Leo (08818196834) atau ym : leo_baringin

Free Trial: SAP e-Academy Every Saturday

2010 in review

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Fresher than ever.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 2,100 times in 2010. That’s about 5 full 747s.

 

In 2010, there were 5 new posts, growing the total archive of this blog to 32 posts. There were 4 pictures uploaded, taking up a total of 495kb.

The busiest day of the year was November 19th with 40 views. The most popular post that day was Event: Green Fun Bike 21 November 2010.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were workstation.web.id, salamjogja.wordpress.com, mediasolusindo.com, tabloidgallery.wordpress.com, and google.co.id.

Some visitors came searching, mostly for vw, vw combi, fun bike november 2010, budidaya belut, and kentang gantung.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Event: Green Fun Bike 21 November 2010 October 2010

2

Ide Bisnis: Budidaya Jamur Tiram April 2009
16 comments

3

Dream Page January 2008
2 comments

4

Catatan Workshop Budidaya Belut, 20-21 Maret 2010 April 2010

5

Susahnya Mencari Programmer June 2009
9 comments

2010 in review

Event: Green Fun Bike 21 November 2010

Bagi pembaca khususnya pencinta sepeda, sekedar sharing info tentang event fun bike yang diselenggarakan oleh RELIFE, developer real estate yang tahun ini berhasil meraih penghargaan INDOCEMENT AWARD 2010, dalam rangka launching perumahan Greeland Residence yang terletak di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Lanjutkan membaca “Event: Green Fun Bike 21 November 2010”

Event: Green Fun Bike 21 November 2010