Rumah Impian

syifaSyifa, punya keinginan yang besar untuk punya rumah yang ada tangganya. Begitu selalu dia berdoa, sehabis shalat fardhu, meski belum mampu 5 waktu maklum anak 4 tahun. Dari referensi salah satu sahabat kami di parenting club Akhdor, ada 3 buah rumah dengan disain yang sama sedang dibangun dekat rumah mereka. Dan ternyata, rumah tersebut bertingkat. Selang beberapa hari kami (saya, istri dan Syifa), langsung mendatangi rumah tsb. Dan ternyata kita sekeluarga cocok dengan rumah itu. Kulihat Syifa senang sekali, wajahnya “sumringah” melihat rumah yang seperti dia idamkan, rumah yang ada tangganya.

“Ka’ ini rumah kita masih belum selesai di bangun. Nanti kalau sudah jadi kita pindah ke sini yah ?” kataku kepada Syifa.

“Kapan kita pindah pah ? Aku maunya pindah sekarang aja.”

Alamak, belum jadi aja sudah mau minta pindah. Padalah niatan awal cuma pingin survey aja. Waduh mesti sering-sering kesini nih biar semakin menambah semangat untuk selalu take action.

Iklan
Rumah Impian

Proyek Database Potensi Daerah

Wah gak tahan untuk posting kembali… apalagi ada topik hangat dimailinglist TDA seputar internet untuk pemda. Dari data yang saya baca di http://www.egovindonesia.com dari 443 kabupaten/kota, 402 diantaranya sudah memiliki website (84%). CMIIW… Pangsa pasarnya gak ada matinya nih, kecuali setiap pejabat di setiap pemda punya kesadaran untuk memajukan daerahnya bukan hanya mencari keuntungan pribadi saja. Karena pada prakteknya, setiap tahun anggaran baru selalu ada kegiatan pengembangan website. Entah ditambah fiturnya, diredesign webnya, dsbnya. Padahal anggaran tsb. bisa dialokasikan ke project yang lain, seperti gedung sekolah, puskemas, dan fasilitas masyarakat lainnya.

Padahal dengan adanya internet promosi potensi daerah jadi lebih mudah melaui website ini. Sementara faktor pendukung tersedianya informasi yang tepat dan akurat, yaitu internal pemda itu sendiri tidak selalu dapat diandalkan dikarenakan kebijakan2 baru, sdm yang tidak memadai, dan faktor-faktor lain. Nah disini saya lihat sebuah peluang bagi kita untuk mengelola database tersebut secara swakarya dan swadaya. Sebut saja POTDA DATABASE PROJECT atau Proyek Database Potensi Daerah. Tentu saja orang-orang yang ditunjuk untuk mengelola database tsb adalah mereka yang punya idealisme tinggi. Salah satunya mungkin bisa melalui komunitas, contohnya: komunitas TDA, 🙂 Kenapa melalui komunitas ? Karena dalam komunitas biasanya tempat kumpulnya orang2 yang mempunyai idealisme yang sama dengan satu visi dan misi untuk satu tujuan.

Mekanisme project ini sebaiknya ditunjuk tim admin untuk masing-masing propinsi. Dimana masing-masing admin akan memiliki sub-unit yang berbasis area, misalkan satu sub-unit mengcover 1 atau lebih kabupaten. Untuk selanjutnya bisa diteruskan sampai ketingkat kecamatan atau kelurahan.

Database disimpan secara terpusat, sehingga lebih mudah untuk diakses oleh siapa saja yang membutuhkan, kapan saja dan dimana saja. Seperti apa databasenya ? Kita tunggu posting berikutnya… Mudah-mudahan dengan demikian akan semakin mudah mengundang investor ke daerah kita masing-masing. Kalau ingin sumbang ide, silahkan posting di komentar atau hubungi saya.

Proyek Database Potensi Daerah

Rejeki Yang Tak Diduga

Alhamdulillah… ternyata Alloh memberikan rizkiNya dari tempat yang tak kita duga. Sebenarnya bukan niatan saya ingin ujub atau menyombongkan diri, tapi mudah-mudahan bisa dijadikan bahan renungan bagi pembaca sekalian. Minggu lalu baru saja saya buatkan blog untuk sekolah anakku, Syifa Naomi, dengan modal nekat aku cari-cari di google ternyata ada profilnya dan saya ambil dari sana. Kebetulan situs yang menyediakan profil tsb. masih satu group dengan yayasan sekolah. Setelah minta ijin terlebih dulu kepada ketua yayasan, Valentino Dinsi, dan atas ijin beliau akhirnya saya publikasikan juga blognya.

Semua saya jalankan dengan ikhlas, dengan tujuan hanya mencari ridha Alloh. Sekalian mengamalkan ilmu yang saya miliki, mudah-mudahan saya bisa terus mengamalkannya untuk kesejahteraan umat. amin.

Tanpa diduga, niatan ini mendapat sambutan luar biasa dari sang ketua yayasan, bahwa beliau menawarkan saya untuk mengelola situs yang beliau miliki, yang sudah menghasilkan uang, dan saya akan menerima bagi hasilnya. Wuaaah luar biasa, dahsyatnya ikhlas… Ya Alloh ingatkan aku untuk selalu ikhlas dalam setiap langkahku. Amin.

Rejeki Yang Tak Diduga