Alaikumsalam wr wb,
Ris, susah ya nyari programmer
, sama dong dengan JADE, dan banyak juga temen2 lain yang kesulitan nyari SDM programmer yang “pas”.
Kira-kira tau nggak kenapa? Kalo mau cari jawabannya, coba lihat latar belakang kita.
Aris sebelumnya adalah programmer, saya sebelumnya programmer juga. Ketika skill meningkat, kualitas meningkat, maka kita terpikir untuk cari sampingan menjadi freelancer, dan ketika waktunya tiba, bikin deh software house…:)
Artinya…kita nggak akan nemu programmer yang betul2 bagus, yang betul2 kita pengen banget melamar dia jadi karyawan. Karena programmer yang bagus harusnya sudah bikin software house sendiri, atau sudah nyaman di perusahaan besar dengan gaji besar fasilitas lengkap waktu fleksibel, dll. Justru hati-hati kalo mau hire yang super bagus, harus yakin dengan loyalitasnya.
Lalu untuk programmer yang kualitas menengah, ini untung2an, karena biasanya sudah nyaman di perusahaan besar juga, dan tipe seperti ini udah males ngelamar, maunya dilamar atau dibajak.
Jadi tinggal sisanya nih, programmer kualitas rendah, ini bertebaran dimana2, yang udah sering dipecat dari perusahaannya, atau yang perusahaannya bangkrut (juga mungkin karena hire dia), atau yang nggak pernah lulus tes sama sekali. Dan yang model begini jelas kita nggak mau pake.
Nah, sekarang gimana solusinya ya supaya bisa dapet programmer yang bagus?
JADE sendiri mengalami kesulitan untuk mendapatkan programmer yang “pas”, saya belum pernah menginterview secara langsung programmer saya, karena sudah ada software manager yang menjalankan itu, saya tinggal approve/reject aja.
Tapi gara2 email Aris ini, saya jadi mikirin cara untuk itu (dan email ini juga akan saya forward ke software manager JADE).
1. Coba pikirkan kemana programmer2 yang haus ilmu itu berkumpul? apakah mereka sering ikut konferensi? terus milis apa yang mereka ikuti? atau mungkin ada komunitasnya? terus situs2 apa yang paling sering dikunjungi (mudah2an jangan situs porno, ntar aktif nyari gambar porno kayak mr kermit), jadi pelajari kebiasaan programmer yang selalu pengen belajar.
Saya sering lho dapet undangan dari Microsoft atau dari komunitas IT yang mengadakan workshop atau seminar produk tertentu, jarang dateng sih …:) lagian kalo nawarin kerja juga saya nggak bakalan mau hahahaha.
Nah, pastinya workshop atau seminar itu dihadiri oleh programmer2 windows atau linux kan, coba ngumpul, ajak ngobrol, minum kopi, kasih pujian (kamu jago banget ya, ganteng lagi..-> yang ini becanda, ntar dikira hombreng), terus, tanya deh kerja dimana, enak nggak kerja disitu, dan akhirnya tawarin, kantorku lebih bagus lho jenjang karirnya, kompensasi komisi project, atau kesehatan, fasilitas mobil, dll. Gitu, itu yang pertama.
2. Pasang lowongan di kampus2, terutama yang terkenal dengan lulusan programmernya, seperti Binus misalnya. Lebih baik dapet fresh graduate yang mudah dibina, diarahkan, dan kemauan belajarnya masih kuat, daripada dapet yang pengalaman tapi sok tau (udah sering dapet begitu).
Keuntungan lainnya, tentu saja lebih murah
3. Minta tolong sama staf programmer yang ada sekarang. Biasanya programmer bagus yang kita miliki sekarang, pastinya tau apa kualifikasi yang kita butuhkan dan siapa temannya yang meet the qualification. Tapi ini langkah terakhir, jangan dijadikan langkah pertama, karena bisa jadi direcommend hanya karena teman dekat si programmer (walaupun nggak bagus). Kita sendiri sama temen deket juga begitu kan ?
Mungkin ada yang mau menambahkan lagi soal SDM?
Thanks & Best Regards,
Ade Aan Wirama




Salam.
Betul nih pak, saya sendiri seorang programmer nanggung. Belajar muai 1990 (SMA) saat itu juga job pertama saya terima.
Saat ini memang belum bikin sofware house, tapi ada beberapa rekanan perusahaan (non IT) yang saya tangani.
Saat ini saya sudah ‘kuwalahan’ ngatasi job, bahkan ada beberapa yang saya tolak daripada hasilnya tidak bagus. Nyari rekan yang berbakat susah. Kebanyakan berbakat tapi sok tau (bahkan saya pernah dimarahi oleh programer saya he.he.. Alhamdullilah).
Kalo yang fresh susah pak. Kebutuhan sudah mendesak tapi belum bisa diandalkan. Sebetulnya kuncinya adalah ‘berbakat’ dan ‘integritas’.
Itulah sekelumit uneg-uneg saya tentang ‘cari programmer’.
Terima kasih mau dibaca, syukur kalo dilomentari.
Alhamdulillah. Terima kasih mas Farid sudah mau mampir dan sharing pengalamannya disini. Mungkin selain itu perlu isitiqoroh juga pak sebelum menentukan pilihan. Kalau menurut saya malah seperti orang yang lagi mencari jodoh, kalau cocok lanjut kalau tidak ya cari lagi. Jadi gak sekedar skillfull tapi punya akhlak yang baik juga. Semoga sukses dengan bisnis IT-nya ya…
Mencari programmer, seperti layaknya mencari seorang koki. memang harus pas dengan selera yang diinginkan.
NB: ngomong2 ada lowongan buat programmer freelance gak pak?(harap maklum,nasib PNS yg cari honor sampingan.hehehe)
Iya betul pak, mungkin analoginya bisa juga seperti mencari jodoh
Kalau kita berjodoh mudah-mudahan kita bisa kerjasama pak. Silahkan japri ke email saya m.rafli [at] gmail.com, skill yang mas Aries punya, bahasa pemrograman yang dikuasai, database, pengalaman, portofolio, project kecil atau besar cantumkan saja yang penting bisa dijelaskan fungsi aplikasinya itu untuk apa dan teknologi apa saja yang digunakan dalam aplikasi tsb.
Tidak lupa saya ucapakan terima kasih pak sudah sudi mampir ke blog saya
pak leo.. ada bangku kosong gak?
Kalau cuma bangku kosong mah banyak… mau ? Tinggal dudukin aja.
Setau saya sih belum ada, lagian ITnya sudah cukup banyak timnya.
mas Leo asalnya dari mana?! dari bagian barat Indonesia ya..?! coba aja bayangkan yang bagian barat yang notabene tingkat pendidikannya udah lebih bagus masih susah apalagi yang di Indonesia Timur? saya pernah ditugaskan menyeleksi programmer yang akan direkrut, soalnya gampang banget, cuma minta dibuatkan aplikasi penjumlahan saja, dan mas Leo mungkin sudah tahu jawabnya krn hingga kini saya masih tetap satu-satunya programmer di perusahaan saya.. hehehe
Iya betul mas. Tapi mengingat kondisi di Indonesia Timur seperti itu, sungguh memprihatinkan ya? Apakah sudah coba mencari kandidat di kampus-kampus ?
kalau kata IT senior di kantor ku, programmer itu seniman. jadi ya kalau rada susah kalau mau cari yang awet. kalo bagus/jago ya bawaanya mau bebas, kaya seniman lah … pertama belajar sama gurunya (perusahaan), kalo dah bisa ya buka galeri sendiri.
jadinya tugas saya deh untuk nyari – bina – lepas … (dah kaya penangkar kura2) ….
curhat mode “on”
lagi butuh programmer asp.net – database nih … ada info ?
pak saya lagi buka software house dimanado. saya pakai senior programmer, masih freelance programmernya. tapi kalau mau dihubungi, hp sering gak aktif. begitulah kalau programmer sudah senior. mana project lagi numpuk nich….udah ditelponin sama customer lagi.bingung nich. kalau ada software programmer yang berpengalaman dibidang database.hubungi saya yach…thx..
bisa lebih spesifik pak butuhnya programmer untuk software apa ? apakah web based atau desktop ? terus dbnya yg digunakan apa ? terimakasih sudah mampir ke blog saya
Wah ternyata sama masalahnya ya, ditempat saya sudah berpuluh-puluh programmer yang keluar masuk… ngajari yang fresh stlah mahir trus keluar. Sekarang ini jg sedang butuh programmer tpi belum ada yang pas, pekerjaan keburu dikerjakan…kalo ada informasi bisa disampaikan ya…
ane programmer wordpress kalau berminat hub ane 087893340757
a PMA company invite high calibre programmers to find their dream job at the largest online marketplace in Indonesia.
submit your application (cv, portfolio, photo) to cirana.group@gmail.com
Dear Mr. Leo Baringin.
wah mas, saya juga kesulitan sekali mencari programmer yang ‘pas’ apalagi saya sendiri baru di bidang IT jadi kurang tau bagaimana tips dan triknya. terima kasih mas atas informasinya. saya mau coba deh tips2 diatas.
hmm, apakah mas bisa bantu saya tentang forum-forum apa saja yang ‘bersahabat’ dengan pencari pekerja? maksud saya, beberapa kali saya mencoba mencari forum programmer via googling dan disitu posting yg berhubungan dengan pencari pekerja tidak mendapat response…hanya di-view saja =)
cobus@astainformatics.com
Best Regards,
Yacobus Frans Yehuda M
kalau forum bapak coba posting di kaskus.us pak, saya juga outsourcing programmer dan tenaga IT dari sana. Kalau forum lain, mungkin bisa spesifik di forum komunitas dari hobby tertentu atau kota tertentu.
selamat berburu pak and good luck ya…
saya kerja jadi programmer sudah 11 tahun, awalnya 2 tahun ikut perusahaan berikutnya saya membangun software house sendiri. Kendala utama adalah pelaku bisnis yang mencari programmer bahkan tidak tahu apa pekerjaan programmer sesungguhnya. Saya sendiri sering disuruh install windows, pasang kabel, bahkan bersihkan cpu yang dalemnya ada tikus. kalau nggak diturutin ntar dibilang servis tidak memuaskan lah, tidak bertanggung jawab lah dst dst
Kedua, sering saya lihat dikoran banyak lowongan programmer yang tidak masuk akal. Contoh menguasai C, Pascal, VB, Java, Perl. Lucu sekali padahal umumnya satu programmer hanya menguasai 1 bahasa saja. Cari dimana dewa komputer seperti itu?
Ketiga, programmer identik dengan stress, karyawan dan saya sendiri rambut sampai putih sebelum tua. Jadi, programmer butuh banyak waktu untuk bersantai / hiburan / fasilitas yang mana harus diberikan oleh perusahaan bila ingin programmernya setia. buat suasana kerja nyaman lah
Sekain