Posted by: lbaringin on: July 29, 2009
Mungkin pertama kali membaca judul ini rekan-rekan sekalian akan berpikir WAHH, bisnis 5 Milyar lagi….
Setelah banyak dibombardir dengan iklan bisnis tersebut dari teman-teman atau kenalan anda, sehingga anda malas untuk membuka yang berkaitan dengan hal tersebut, hal ini saya sengaja untuk melihat seberapa positifnya kita dalam bertindak dan jangan pernah berprasangka dalam mengambil keputusan.:-)
Kali ini saya ingin membahas tentang dunia usaha, banyak karyawan yang mulai berpikir tentang beralih ke dunia usaha, ada yang dengan modal nekat, ada yang hanya sekedar ikut-ikutan, dan ada juga yang sudah terencana dengan baik. Disini saya ingin sedikit mensharingkan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh para pemula usaha ataupun yang sedang melakukan usaha.
Banyak orang yang bilang untuk menjalankan suatu bisnis, maka cari saja produk yang gampang dijual, pada kenyataannya adalah walaupun produk itu gampang dijual tetapi bisnis anda tetap tidak berkembang, hal itu dikarenakan selling skill anda tidak mendukung hal tersebut.
Seorang pebisnis sukses adalah dia yang menjual barang biasa dengan harga yang tidak biasa, bukan seorang yang gampang menjual produk dengan harga biasa. contohnya : seorang pebisnis mampu menjual pulpen yang harganya 1.000 dijual dengan harga 10.000, bukan menjual obral pulpen sehingga banyak yang beli (contoh ini hanya untuk menggambarkan selling skill bukan hitung-hitungan bisnis) banyak sekali faktor-faktor lain yang terdapat dalam bisnis, 5 hal diatas hanyalah gambaran umum dari bisnis, kuasai kelima hal tersebut maka anda akan dapat membangun bisnis anda sendiri.
Semoga sukses, dan jangan pernah puas dengan apa yang kamu miliki, tetapi selalu bersyukur dengan apa yang ada saat ini.
Salam
Mr. JUANDA ROVELIM
Posted by: lbaringin on: June 10, 2009
Ambillah lima sendok makan garam, kemudian masukkan seluruhnya ke dalam sebuah gelas. Isi gelas itu dengan air, tapi jangan sampai penuh. Aduklah. Setelah garam larut seluruhnya dalam air, celupkan jari telunjuk anda. Tanpa harus menunggu lama, arahkan jari telunjuk itu ke lidah anda. Apa rasanya?
Asin? So pasti.
Coba ambil lima sendok makan garam, lalu masukkan ke dalam sebuah ember. isilah ember tersebut dengan air. Aduk sebentar sampai garamnya larut seluruhnya. Celupkan kembali jari telunjuk anda, dan rasakan kembali. Asinkah? MUngkin masih asin, tidak seasin percobaan pertama.
Berikutnya, coba bawa air dalam gelas dan air dalam ember ke sebuah kolam renang. Campurkan seluruh air itu dengan air di kolam renang. Apa rasanya? Tidak ada sedikitpun rasa asin, sekalipun ke dalam kolam renang dimasukkan 10 sendok makan garam yang sudah dilarutkan.
Percobaan sederhana itu menjelaskan sebuah fenomena yang dikenal sebagai kelenturan perilaku (behaviour flexibility) . Percobaan sederhana ini menjawab berbagai pertanyaan seperti ini :
1. Mengapa ada orang yang sukarela mengakhiri hidup dengan menggantung diri ketika patah hati atau ditolak cintanya, sedangkan di sisi lain ada orang yang menerima kondisi itu dan mencoba mencari calon lain untuk pasangan hidupnya?
2. Mengapa ada orang yang membakar pabrik bekas tempatnya bekerja karena di PHK, sementara ada orang lain yang kemudian mencari pekerjaan lain atau bahkan memulai sebuah usaha dan kemudian bisa sukses?
3. Mengapa ada kasus perkelahian atau bahkan pembunuhan gara-gara uang receh, sedangkan di sisi lain ada orang yang masih cengar-cengir ketika ditimpa kerugian milyaran rupiah?
4. Mengapa ada orang yang langsung pingsan atau meninggal gara-gara dapat undian berhadiah seratus juta rupiah, sedangkan di sisi lain ada orang yang masih mengeluh ketika bisnisnya hanya menghasilkan keuntungan seratus juta dollar?
5. Ada orang yang kebal kritik, tetapi di sisi lain ada orang yang sedikit tersinggung, golok bicara …
Masih banyak contoh lain. Dan artikel ini bukan sekedar mengumpulkan contoh.
Respon manusia terhadap suatu kejadian, bukan tergantung pada jumlah ‘garam’nya, tetapi lebih pada seberapa banyak ‘air’ yang dimilikinya. Orang-orang yang ‘air’nya sedikit, bagaikan petasan dengan sumbu pendek. Begitu sumbunya tersulut api, langsung meledak. Dapat cobaan sedikit saja, putus asa. Dapat sedikit kesulitan, mengeluh. Ada sedikit halangan, ngomel. Sedikit tersinggung, golok bicara. Mereka hanya punya satu pilihan. Bakar!
Mereka yang punya ‘air’ lumayan banyak, memiliki beberapa pilihan respon. Jika diuji dengan masalah, ia punya pilihan lain selain putus asa. Ketika menghadapi kesulitan, ia punya pilihan lain selain mengeluh. Ketika menghadapi halangan, ia punya pilihan lain selain ngomel.
Jay, de *********
www.zainalabidin. net
Posted by: lbaringin on: June 1, 2009
Alaikumsalam wr wb,
Ris, susah ya nyari programmer
, sama dong dengan JADE, dan banyak juga temen2 lain yang kesulitan nyari SDM programmer yang “pas”.
Kira-kira tau nggak kenapa? Kalo mau cari jawabannya, coba lihat latar belakang kita.
Aris sebelumnya adalah programmer, saya sebelumnya programmer juga. Ketika skill meningkat, kualitas meningkat, maka kita terpikir untuk cari sampingan menjadi freelancer, dan ketika waktunya tiba, bikin deh software house…:)
Artinya…kita nggak akan nemu programmer yang betul2 bagus, yang betul2 kita pengen banget melamar dia jadi karyawan. Karena programmer yang bagus harusnya sudah bikin software house sendiri, atau sudah nyaman di perusahaan besar dengan gaji besar fasilitas lengkap waktu fleksibel, dll. Justru hati-hati kalo mau hire yang super bagus, harus yakin dengan loyalitasnya.
Lalu untuk programmer yang kualitas menengah, ini untung2an, karena biasanya sudah nyaman di perusahaan besar juga, dan tipe seperti ini udah males ngelamar, maunya dilamar atau dibajak.
Jadi tinggal sisanya nih, programmer kualitas rendah, ini bertebaran dimana2, yang udah sering dipecat dari perusahaannya, atau yang perusahaannya bangkrut (juga mungkin karena hire dia), atau yang nggak pernah lulus tes sama sekali. Dan yang model begini jelas kita nggak mau pake.
Nah, sekarang gimana solusinya ya supaya bisa dapet programmer yang bagus?
JADE sendiri mengalami kesulitan untuk mendapatkan programmer yang “pas”, saya belum pernah menginterview secara langsung programmer saya, karena sudah ada software manager yang menjalankan itu, saya tinggal approve/reject aja.
Tapi gara2 email Aris ini, saya jadi mikirin cara untuk itu (dan email ini juga akan saya forward ke software manager JADE).
1. Coba pikirkan kemana programmer2 yang haus ilmu itu berkumpul? apakah mereka sering ikut konferensi? terus milis apa yang mereka ikuti? atau mungkin ada komunitasnya? terus situs2 apa yang paling sering dikunjungi (mudah2an jangan situs porno, ntar aktif nyari gambar porno kayak mr kermit), jadi pelajari kebiasaan programmer yang selalu pengen belajar.
Saya sering lho dapet undangan dari Microsoft atau dari komunitas IT yang mengadakan workshop atau seminar produk tertentu, jarang dateng sih …:) lagian kalo nawarin kerja juga saya nggak bakalan mau hahahaha.
Nah, pastinya workshop atau seminar itu dihadiri oleh programmer2 windows atau linux kan, coba ngumpul, ajak ngobrol, minum kopi, kasih pujian (kamu jago banget ya, ganteng lagi..-> yang ini becanda, ntar dikira hombreng), terus, tanya deh kerja dimana, enak nggak kerja disitu, dan akhirnya tawarin, kantorku lebih bagus lho jenjang karirnya, kompensasi komisi project, atau kesehatan, fasilitas mobil, dll. Gitu, itu yang pertama.
2. Pasang lowongan di kampus2, terutama yang terkenal dengan lulusan programmernya, seperti Binus misalnya. Lebih baik dapet fresh graduate yang mudah dibina, diarahkan, dan kemauan belajarnya masih kuat, daripada dapet yang pengalaman tapi sok tau (udah sering dapet begitu).
Keuntungan lainnya, tentu saja lebih murah
3. Minta tolong sama staf programmer yang ada sekarang. Biasanya programmer bagus yang kita miliki sekarang, pastinya tau apa kualifikasi yang kita butuhkan dan siapa temannya yang meet the qualification. Tapi ini langkah terakhir, jangan dijadikan langkah pertama, karena bisa jadi direcommend hanya karena teman dekat si programmer (walaupun nggak bagus). Kita sendiri sama temen deket juga begitu kan ?
Mungkin ada yang mau menambahkan lagi soal SDM?
Thanks & Best Regards,
Ade Aan Wirama
Posted by: lbaringin on: May 23, 2009
Karena judul di atas, saya yakin tulisan saya ini langsung dibaca. Hahaha … gotcha! Ya, siapa yg tidak mau menerima pinjaman modal. Saya saja yang nulis judul di atas ikutan kepengen …. Kalau Anda pengusaha, pasti Anda pernah berusaha mendapatkan pinjaman untuk modal usaha Anda. Kalau pertanyaan diatas diajukan ke seluruh pengusaha di Indonesia bahkan dunia, sebagian besar pasti tunjuk jari. Termasuk saya. Read the rest of this entry »
Posted by: lbaringin on: April 7, 2009
Alhamdulillah akhirnya posting juga. Beberapa waktu yang lalu sambil bersilaturahmi ke rumah seorang sahabat, member mastermind C3T, merupakan kunjungan perdana saya ke rumah beliau. Dialah ibu Roes pemilik toko Al Qiada Muslim Corner. Tujuan awal hanyalah ingin belajar tentang budidaya jamur tiram kepada suami beliau.

Dari hasil diskusi tersebut saya akan sharing melalui posting berikut ini. Bagi pemula yang ingin memulai usaha ini cukup menyediakan tempat yang lembab. Untuk itu dibutuhkan bibit jamur yang ditampung dalam kantung yang disebut baglog yang telah diisi dengan media tempat tumbuhnya jamur. Setiap baglog memiliki umur 6 bulan dengan masa panen 3 kali, masing-masing baglog mampu menghasilkan sedikitnya 1-2 ons.
Harga pasaran jamur tiram ini saat ini sekitar 6.500 rupiah / kg, mungkin bisa lebih mahal lagi. Karena dibeberapa pasar ada yang menjual jamur tiram tsb. dengan harga 12.000 rupiah /kg.
Cara perawatan jamur ini ternyata cukup mudah, meskipun jamur tiram tidak luput dari serangan hama. Ada tips dari pak Prapto (suami bu Roes) yang cukup murah ketimbang menggunakan zat kimia, yaitu dengan menggunakan air micin atau air beras. Selain itu juga harus dijaga kelembaban udara disekitarnya. Bag log maupun jamur juga tidak boleh terkena air secara langsung karena akan jamur akan menjadi layu.
Ternyata kandugan gizi jamur tiram tidak kalah jika dibandingkan dengan jenis sayuran yang lain.kandungan protein berkisar 30.4 , kandungan lemak 2.2,karbohidrat 58.6,serat 8.7,Kalori 345 dan kandungan kalsium berkisar 3.3,sedangkan untuk analisa medikal jamur tiram bisa menekan kolesterol jahat dalam darah ,untuk penderita hypertensi sangat disarankan.dan jamur tiram yag kaya serat akan menyerap kelebihan kadar gula di dalam darah bagi penderita diabetes melitus.
Bagaimana cara mendapatkan bibit tsb ? Mau tau lebih lanjut tentang budidaya jamur tiram, silahkan kunjungi www.jamurlestari.com. Atau bisa juga menggunakan search engine dengan keyword : jamur tiram putih.
Selamat mencoba…
Posted by: lbaringin on: December 15, 2008
Sekedar sharing pengalaman saya menjalankan bisnis online. Sebenarnya saya coba menerapkan apa yang dikatakan mas Keke (seokita.com), masukan iklan dan link ke website kita ke website-website yang jumlah visitornya tinggi atau bisa juga berdasarkan ranking dari alexa.com. Dua minggu yang lalu saya coba create produk layanan (service) PSD To HTML, kebetulan pernah lihat ada banner iklan dengan judul tsb. jadi saya coba menggunakan nama tsb. Yang pasti saya cari dulu di Google seberapa tinggi rankingnya. Dan ternyata kompetitor saya adalah produk-produk dari luar negeri semua. Yang jelas harganya ratusan dollar. Dari harga saja saya yakin bisa bersaing dengan mereka.
Next step saya coba search forum-forum apa saja yang berkaitan dengan web design. Tapi hasilnya kurang memuaskan akhirnya saya coba browsing langsung ke situs2 tsb utk mengecek seberapa tinggi traffic di setiap forum. Dan saya menemukan detik forum cukup tinggi dan ada beberapa situs forum lainnya tapi tidak terlalu signifikan.
Oke, sampai disini saya tidak tahu seberapa besar marketnya toh gak ada ruginya untuk di coba. Maka saya buatlah di website saya workstation.web.id promosi untuk produk ini. Strategi berikutnya harga, saya tahu kalau dengan harga ratusan dollar pasti sulit memasarkan produk saya ini. Dan saya putuskan untuk mematok harga di bawah 50 USD atau kurang lebih dibawah 500 ribu rupiah. Yang pasti target market saya adalah user dari Indonesia, jadi harus terjangkaulah harganya.
Itung-itung potong biaya iklan aja, toh promosinya hanya sampai akhir bulan desember 2008 saja kok.
Nah, website sudah siap tinggal promosi aja nih. Pertama saya posting ke milis TDA dulu juga sub milis TDA IT. Nah ikhtiar kita sudah tinggal berdoa (LoA) dengan menanamkan pada diri saya bahwa Alloh mendengarkan doa kita. Alhamdulillah, beberapa teman-teman sudah ada yang response dan tertarik dengan layanan ini. Beberapa hari kemudian order pertama datang
dari salah satu member TDA IT (akang Aziz).
Setelah project berhasil saya deliver beliau repeat order lagi ke saya. Wah jadi makin semangat nih. Saya coba posting ke milis-milis namun kurang mendapat response. Mungkin untuk orang awam kurang paham dengan layanan konversi PSD To HTML ini. Oke, target berikutnya forum detik dan beberapa forum yang telah saya identifikasi sebagai forum diskusi yang masih terkait dengan web design dan internet. Sehari setelah saya posting ke forum detik besoknya saya coba search lagi di google dengan keyword PSD To HTML, dan diluar dugaan iklan saya masuk 10 besar. Yes… Mission accomplished, pikir saya. Tapi keesokan harinya iklan saya sudah tidak masuk 10 besar lagi. Tapi masih masuk urutan pertama untuk search versi bahasa Indonesia.
Dan Alhamdulillah sudah beberapa project yang masuk dan siap untuk di deliver. Dari pengalaman ini saya menyimpulkan bahwa, untuk mencapai ranking 10 besar di search engine google ternyata dapat pula dilakukan dengan memanfaatkan website lain yang traffic-nya tinggi. Dari situ secara tidak langsung saya kecipratan pengunjung yang datang ke website saya.
Demikianlah cerita singkatnya, bagaimana dengan Anda ? Ingin mencoba tips saya ini ? Silahkan sharing disini pengalaman Anda disini.
Salam fuuuuuuuntastic…
Posted by: lbaringin on: December 11, 2008
Review about web store picked randomly. And now we are reviewing farreys.com. With various lighting type indoor and outdoor. Espsecially the fine art lamps, was founded in 1941 by Jack Blumberg and has established a long tradition of finely crafted and artistic lighting fixtures and lamps.
More review to come… hold on.
Posted by: lbaringin on: December 4, 2008
Bismillahirohmanirohim. Akhirnya launching produk baru dari DigitalWorkstation yaitu Layanan Konversi PSD To HTML. Beberapa hari setelah launching alhamdulillah dari TDA IT sudah ada beberapa yang response dan bahkan langsung membeli jasa yang ditawarkan. Tidak cukup pasang iklan di TDA saja, saya coba merambah ke milis-milis yang lain. Namun hasilnya belum menggembirakan karena terbentur dengan aturan dimasing-masing milis mengenai pemasangan iklan.
Minggu ini coba-coba merambah ke forum-forum diskusi untuk beriklan ria. Dan ternyata alhamdulillah, responsenya cukup baik. Bahkan insya’allah akan mendapatkan order lagi.
Dari Harga yang kita tawarkan memang sangat kompetitif, hanya dengan 50 ribu rupiah kita sudah mendapatkan hasil konversi PSD To HTML berikut dengan file CSS-nya, serta sudah tableless dan valid standard W3C. Dikerjakan dalam waktu 1-2 hari atau garansi 100% uang Anda kembali. Namun penawaran harga ini hanya berlaku hingga akhir desember 2008. So, bagi Anda yang ingin mendapatkan harga promo, segera kirimkan disain Anda untuk kami konversi. Caranya silahkan kunjungi situs kami www.workstation.web.id/psd-to-html-code.html.
Terima kasih kang Azis atas kepercayaannya, ditunggu loh order berikutnya
Ayo semangat lagi …
Posted by: lbaringin on: September 22, 2008
Bulan Juli 2008 lalu ternyata telah dilaunching website PHP Indonesia. Dengan moto memasyarakatkan PHP, dan mem-PHP-kan masyarakat.
Kebetulan saya baca postingannya di website PHP User Group Indonesia, yang diluncurkan sebagai media informasi bagi para pecinta dan pengguna PHP di Indonesia dan sekaligus pula menjadi sumber alternatif ilmu pengetahuan seputar dunia PHP.
Sukses buat team redaksi PHPIndonesia semoga bermanfaat bagi rekan-rekan termasuk saya yang ingin mempelajari PHP khususnya di Indonesia.
Posted by: lbaringin on: September 22, 2008
Sudah lama tidak posting lagi. Kesibukan yang menyita waktu dan kelelahan setelah bekerja karena pulang kantor selalu ba’da magrib. Belum lagi perjalanan tidak bosan-bosannya selalu dihadang kemacetan di jalan. Menyambung cerita saya di postingan sebelumnya. Alhamdulillah, ternyata Allah bukan memberikan pilihan yang berat bagi saya tetapi adalah pilihan yang TEPAT buat saya. Subhanallah, ternyata Allah banyak memberikan banyak hidayah setelah saya bekerja di perusahaan ini.
Recent Comments